Membuat SKCK

Hehe.. Ini catatan pribadi, tapi mungkin juga berguna buat yg baca.. Ini dari pengalaman sendiri sih…

Berikut proses dan syarat-syarat bikin SKCK :

1. Surat keterangan dari desa setempat.
>mengurus di kantor balai desa masing-masing, dg syarat membawa photocopy KTP(1lb), photocopy KK(1lb), Surat keterangan lunas pajak (asli), photocopy ijazah terakhir(1lb). Administrasi Rp 5000,-

2. Surat keterangan dari kecamatan.
>ke kantor kecamatan setempat, membawa surat keterangan dari desa. Administrasi Rp 5000,-

3. Surat rekomendasi kepolisian sektor (polsek).
>ke polsek, membawa surat keterangan dari kecamatan (dicopy untuk arsip); photocopy ijazah terakhir (1lb); photocopy KTP (1lb); foto berwarna ukuran 4×6 (3lb); photocopy KK (1lb). Administrasi Rp 10.000,-

4. SKCK ( Surat Keterangan Catatan Kepolisian )
>ke polres (kepolisian resort), membawa surat keterangan dari kecamatan, surat rekomendasi polsek, photocopy ijazah terakhir(1lb), photocopy KTP(1lb), photocopy KK(1lb), foto 4×6 (5lb).

{Prosedur}
Ke polres, ke bagian pembuatan SKCK >> menyerahkan berkas persyaratan dan mengambil formulir >> mengisi formulir pendaftaran SKCK dan formulir pemeriksaan rumus sidik jari >> ke bagian identifikasi untuk mendapatkan rumus sidik jari >> ke bagian pembuatan SKCK menyerahkan rumus sidik jari >> SKCK dibuat >> selesai. Administrasi Rp 10.000,-

*)PERPANJANGAN SKCK
>ke polres di bagian pembuatan SKCK, membawa SKCK lama, photocopy ijazah (1lb), photocopy KTP (1lb), photocopy KK (1lb), foto diri 4×6 (3lb). Administrasi Rp 10.000,-

Nb: untuk jaga-jaga sebaiknya membawa juga berkas/dokumen asli dari KTP, ijazah, dan KK.
Point 1, 2, dan 3 sebaiknya diphotocopy untuk arsip dan sediakan foto diri (ukuran 4×6) yg cukup.

Sekian moga bermanfaat 🙂

Iklan

About this entry